Tahsin Qur'an
Admin | 12 Juni 2023 | Dibaca 54 kali | OPERATOR 1

Tahsin Qur'an

Apa Itu Tahsin Al-Qur’an?

Membaca dan memahami kitab suci adalah kewajiban bagi seluruh umat beragama. Sama halnya dengan umat muslim pemeluk agama Islam hendaknya bisa membaca dan memahami Al-Qur’an yang menjadi pedoman hidup. Oleh sebab itulah, perlu adanya kegiatan tahsin maupun tahfidz Qur’an untuk membantu kamu lebih mudah memahami kitab suci.

Lalu apa sebenarnya yang dimaksud dengan tahsin Qur’an itu? Tahsin merupakan suatu istilah Bahasa Arab yang mempunyai arti membaguskan atau membuat lebih baik dari sebelumnya. Sehingga tahsin Al-Qur’an dapat diartikan sebagai suatu kegiatan belajar untuk memperbaiki cara membaca Qur’an dengan lebih baik sesuai dengan tajwid dan makhrojnya.

Dengan tahsin maka santri bisa mendapatkan manfaat diantaranya yaitu :

  1. Kemampuan membaca Al-Qur’an dengan lebih baik dari sebelumnya sesuai hukum dan kaidah yang seharusnya.
  2. Sebagai bentuk pemuliaan kepada kitab suci, yaitu Al-Qur’an.
  3. Menjaga supaya ayat dalam Al-Qur’an tidak memiliki arti yang berbeda dengan yang seharusnya.
  4. Supaya ayat-ayat Al-Qur’an yang dibaca bisa mendatangkan kesejukan di hati diri sendiri maupun kepada orang-orang yang mendengarkannya.
  5. Upaya untuk menjadi sebaik-baiknya manusia di hadapan Allah SWT.

Tahsin biasanya dilaksanakan kepada mereka yang memang belum begitu pandai membaca Al-Qur’an sehingga suatu saat dapat menjadi lebih baik. Melalui kegiatan tahsin diharapkan siswa yang tadinya belum pandai membaca ayat-ayat Al-Qur’an di waktu yang akan datang bisa melakukannya dengan lancar sesuai makhraj dan tajwid sebagaimana dicontohkan oleh Rasulullah Muhammad SAW.

Perbedaan Tahsin dan Tahfidz Qur’an

Disamping tahsin, Pondok Pesantren biasanya juga melengkapi dengan kegiatan tahfidz Qur’an. Setelah ikut kegiatan tahsin dengan baik maka santri akan melanjutkannya dengan tahfidz Al-Qur’an. Tahfidz berasal dari Bahasa Arab berupa kata kerja yang berarti menghafal. Tahfidz dapat juga diartikan sebagai penghafal. Jadi tahfidz Qur’an adalah kegiatan belajar kitab suci yang bertujuan untuk menghafalkan ayat-ayat di dalamnya. 

Hafalan dilakukan dengan membaca dan mendengarkan Al-Qur’an berulang-ulang. Jadi kesimpulannya adalah tahsin adalah kegiatan belajar untuk memperbaiki bacaan Al-Qur’an sedangkan tahfidz merupakan upaya untuk menghafalkan ayat-ayat dalam Al-Qur’an. Seseorang yang sudah melakukan tahfidz dengan baik dan berhasil menghafalkan Al-Qur’an kemudian dikenal sebagai hafidz. Melihat anak-anaknya menjadi hafidz Qur’an adalah dambaan orang tua.

Kegiatan tahsin dan tahfidz Qur’an penting diberikan kepada santri supaya kelak mereka mampu menjadi generasi unggulan dengan akhlakul karimah. 

BAGIKAN :