Tahfidz Al-Qur'an
Elghrabagy | 12 Juni 2023 | Dibaca 34 kali |

Tahfidz Al-Qur'an

Apa itu tahfidz?

Definisi Tahfizh Al-Quran atau tahfidz Quran adalah terdiri dari dua kata, yaitu: tahfizh dan Al Quran. Tahfidz artinya berasal dari kata تَحْفِيْظًا “menghafal” yang berasal dari bahasa Arab bentuk mashdar ghair mim dari kata حَفَّظَ – يُحَفِّظُ – تَحْفِيْظًا yang mempunyai arti “menghafal”.

Tahfidz artinya menghafal dan dapat diartikan sebagai proses pengulangan suatu pelajaran, baik dengan membaca, maupun mendengar. Definisi tahfizh atau tahfidz Al-Qur’an adalah proses menghafal Alquran baik dengan cara membaca maupun mendengarkannya secara berulang-ulang sampai hafal sehingga setiap ayat mampu dibaca tanpa melihat mushaf. Penulisan dalam bahasa Indonesia tahfidz Quran adalah sama seperti tahfizh Al-Quran atau bahkan sekarang ditulis tahfiz Quran.

Apa perbedaan tahfidz dan hafidz?

Tahfidz adalah program menghafal Al Quran, adapun Hafidz yaitu orang yang hafal Al-Quran. Gelar orang yang menghafal Al-Quran disebut Al-Hafidz / Al-Hafidz.

Jelaskan pengertian Al Quran menurut bahasa dan istilah?

Pengertian Al-Qur’an secara etimologi dan terminologi dikemukakan oleh Mardani:

Al Quran menurut bahasa, yaitu:

  1. pengertian Al Quran menurut bahasa berasal dari bahasa Arab, secara etimologi berasal kata يَقرَأ – قُرْآنًا – قرَأ artinya bacaan, sebagaimana firman Allah Swt, artinya: “Sesungguhnya atas tanggungan Kami-lah mengumpulkannya (di dadamu) dan membacanya. Apabila Kami telah selesai membacakannya maka ikutilah bacaannya itu (QS. Al-Qiyamah 17-18).
  2. secara terminologi, Al-Qur’an adalah kalamullah yang diturunkan kepada Nabi Muhammad Shallallahu ‘Alaihi Wasallam melalui malaikat Jibril sebagai bukti kerasulan, ditulis dalam lembaran-lembaran, yang diriwayatkan secara mutawatir dan membacanya merupakan ibadah.

Al-Qur’an secara terminologi, yaitu:

  1. menurut Az-Zarqani mendefinisikan Al-Qur’an sebagai lafal yang diturunkan kepada Nabi Muhammad Shallallahu ‘Alaihi Wasallam dari awal surah Al-Fatihah sampai akhir surah An-Nas;
  2. menurut Al-Qaththan, Al-Qur’an adalah kitab Allah yang diturunkan kepada Nabi Muhammad dan orang yang membacanya memperoleh pahala;
  3. menurut Al-Jurjani, Al-Qur’an itu kitab yang diturunkan kepada Rasulullah SAW, ditulis dalam mushaf dan diriwayatkan secara mutawatir tanpa keraguan;
  4. menurut kalangan pakar ushul fiqh, fiqh dan bahasa Arab, Al-Qur’an adalah Kalam Allah yang diturunkan kepada Nabi-Nya, Muhammad Shallallahu ‘Alaihi Wasallam. Lafalnya mengandung mukjizat, membacanya mempunyai ibadah, diturunkan secara mutawatir dan ditulis pada mushaf, mulai dari awal surah Al-Fatihah sampai pada surah An-Nas.

BAGIKAN :